Jumat, 29 Desember 2017

Fu Yung Hai

Pengen makan olahan telur hari ini, tapi ngga pengen cuma di dadar polosan atau telur bulet, boseen.. Cari-cari ide lalu mendarat di resep Fu Yung Hai. Ngintipin beberapa resep yang beredar lalu menyimpulkan bahan apa aja yang saya punya dan bisa dipake untuk bikin Fu Yung Hai kali ini.. Jadi, ini sebenernya bahan isiannya saya modif dengan stok bahan yang ada di kulkas, bebas berkreasi sendiri mau diisi apa. Namanya juga Fu Yung Hai ala ala, kali ini ala Dazzling Mama!

Bahan:
100gr ayam fillet di cincang kasar
1/2 buah wortel, serut
2 genggam buncis, iris kurang lebih 1cm
1/4 bawang bombay iris tipis
1 siung bawang putih cincang
8 butir telur
2 sdm tepung tapioka/kanji
garam
merica
kaldu jamur


Saus :
1/2 kaleng Kacang polong kalengan
5 buah jamur champignon
1/2 buah wortel, serut
1/4 bawang bombay iris tipis
1 siung bawang putih cincang
3 sdm saus tomat
1 sdm saus cabai
1 sdm saus tiram
1 sdt gula pasir
1 sdt cabai bubuk (optional)
400ml air
2 sdm maizena, dilarutkan

How to:
Tumis bawang bombay, ayam, buncis dan wortel. Beri sedikit garam dan merica. Siapkan telur di mangkuk, masukkan tumisan ayam. Tambahkan garam, merica, kaldu jamur, dan tepung tapioka. Aduk rata. Goreng dalam pan teflon dengan minyak agak banyak. Balik setelah bagian bawahnya kering kecoklatan. (saya bagi 2 tumisan ayamnya utk 2x masak, telurnya juga hanya pakai 4 butir sekali masak kalo dibagi jadi 2 porsi. Simpan tumisan di kulkas, tinggal tambah telur dan bahan lainnya kalo mau bikin lagi untuk besok atau utk makan malam).
Untuk sausnya, tumis bawang bombay, bawput, jamur, wortel. Masukkan saus tomat, dan air. Tambahkan saus cabai, saus tiram. Beri gula, garam, merica dan bubuk cabai. Koreksi rasa. Masukkan kacang polong. Lalu tambahkan larutan maizena hingga saus mengental.

Beres! Smakelijk!

Kamis, 28 Desember 2017

Bola Ubi Kopong

Dari dulu kepengen banget bisa bikin bola ubi yang dijual abang-abang gerobakan. Dulu suka beli di pasar gasibu Bandung kalo hari minggu. Di Jakarta dan Tangerang belum pernah nemu, di Wageningen apalagi. Alhamdulillah ada yang share resepnya di grup Langsung Enak, copas resep dari mbak Aliza Iis. Belum sempat eksekusi, saya simpan resepnya dulu aja yaa..

"Bolbipong" ( bola ubi kopong )

Bahan:
Ubi kuning sedang 3 buah
Tepung tapioka kira kira 10 sdm
Tepung maizena 3sdm
Gula
Garam

Cara nya:
Kupas dan cuci bersih ubi,laluKukus ubi hingga matang,haluskan sampai benar benar halus (bisa dengan cara ditekan tekan pakai garpu atau sendok)
Lalu tambahkan tepung tapioka,maizena,gula dan garam....remas remas atau aduk aduk ( pakai tangan ) hingga tercampur semua dan menyatu,lalu dibikin bulatan sebesar kelereng,dan terakhir Goreng diminyak yang banyak dan sudah panas tapi dengan api yang kecil..kecil sekali ya....dan disini kuncinya kenapa ubi bisa kopong...sewaktu menggoreng kita tekan tekan perlahan ketika permukaan luarnya sudah berkulit sehingga tidak pecah atau bocor,dan terus tekan bergantian sampai matang ya....

Selamat mencoba,semoga berhasil

Senin, 25 Desember 2017

Nugget Ayam Wortel

Nugget Ayam Kukus

Sebenarnya ini resep andalan ku kalo bikin Nugget Ayam, udah sering bikin dari dulu jaman Arya umur 1 tahun. Resepnya ngintip dari Mbak Endang Just Try and Taste, tapi bahan-bahan yang saya pakai disesuaikan dengan ketersediaan disini. Sekarang mau saya post disini biar mudah carinya kalo mau buat lagi..

Bahan:

  • 500 gram daging ayam fillet
  • 1/2 buah wortel, serut.
  • 1/2 buah bawang bombay, cincang
  • 3 siung bawang putih, cincang
  • 2 butir telur
  • 2 sdm tepung tapioka/kanji/sagu
  • 1 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam
  • 1 sdm gula pasir
  • 1 sdt kaldu ayam bubuk (optional)
  • 4 sdm oatmeal instan (saya pake rolled oat, dihaluskan sebentar)
  • 5 sdm mayonaise
Cara membuat versi saya mah ngga ribet, halusin aja ayam, wortel, bawang bombay, dan bawang putih di chopper/ food processor sedikit-sedikit. Kalo sudah halus, pindah ke wadah, lalu masukkan sisa bahan yang lainnya, campur sampai rata. Kalau punya loyang brownies yang persegi panjang, bisa dikukus menggunakan loyang, atau pinggan tahan panas lainnya. Saya kali ini pake alumunium foil lembaran karena ngga punya loyang yang proper untuk bikin nugget. Alumunium foil dibentuk jadi seperti sosis dengan ujung-ujungnya diuntir kaya bungkus permen. Hasilnya lonjong, dan saat matang bisa dipotong-potong seperti tofu. 
Setelah dikukus, bisa langsung dimakan, atau dibalur dengan telur dan breadcrumbs/panir dulu, kemudian di goreng. Bisa juga di stok di freezer untuk momen-momen malas masak.

Rabu, 20 Desember 2017

Aliran Rasa Tantangan 10 Hari Latihan Kemandirian

Jadiii, setelah saya resapi lebih dalam, sambil ngelamun nungguin anak menyelesaikan pekerjaannya. Ternyata yang selama ini menghambat kemandirian anak adalah saya sendiri, ibunya. Kurang sabar nungguin, maunya cepet beres, maunya ini maunya itu, standar terlalu tinggi. Saya disadarkan ketika Arya bilang, "Sabar ma,, Jangan keras2.. (ngomongnya)" setelah itu langsung bengong, rasanya kaya ditampar, lalu sadar bahwa yang saya harapkan terlalu tinggi dari seorang anak kecil. Trus pengen nangis 😭. Langsung minta maaf sama Arya.. 
Saya jadi menyadari, yang seharusnya belajar itu bukan hanya Arya, tapi saya juga harus belajar untuk memahami bahwa ngga mungkin pekerjaan anak-anak yang baru belajar bisa sama kualitasnya dengan hasil pekerjaan ibu nya. Lalu kalau setiap melakukan sesuatu di kritik terus, lalu lama-lama anak ngga mau lagi ngerjain pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya, gimana? Selalu saya ingat baik-baik, Mama nya yang harus belajar, bukan anak..

Weekly Menu

Seringkali ibu-ibu bengong di dapur, mikirin mau masak apa. Kemarin liat sayur ini itu di supermarket, gemes banget, jadi beli. Lalu sampe rumah pengen masak ini itu, bahannya kurang. Besok nya belanja lagi ke supermarket, ambil yang ngga perlu lagi. Ujung-ujungnya jadi banyaak yang kebuang. Hampir 2 minggu kami sekeluarga kembali ke Wageningen, Belanda, saya belajar dari kesalahan sebelumnya, dimarahin suami karena banyak ngebuangin bahan-bahan busuk di kulkas karena ngga kepake. Jadiii mulai berpikir keras untuk bikin list menu selama 1 minggu. Belanja di hari Sabtu karena setiap Rabu dan Sabtu ada open markt a.k.a pasar yang buka di centrum atau pusat kota. Alun-alun lah kalo kata kita mah. Lumayan murah soalnya kalo belanja di openmarkt dari pada di supermarket untuk sayur dan buah-buahannya. Saya posting disini ya list menu nya. Buat dibaca-baca lagi kalo bingung mau ngelist apa..
Sebenernya lebih suka masak one-pot-meal, dimana sayuran dan lauk jadi satu masakan biar ngga terlalu banyak cucian wajan nya (bilang aja males), tapi kadang pengen juga kaya manusia Indonesia normal lainnya makan sayur plus lauk. Yaah saya tau sih skill masak masih selevel anak kosan, tapi siapa tau ada buibuk lain yang jiper sama menu ibu-ibu pro , boleh lah nyontek list menu saya.

Week 1

  • Sop sayur makaroni + perkedel tahu daging giling
  • Tumis tauge + tempe crispy
  • Soto Ayam Koya + Perkedel Kentang
  • Cap cay + Sapi Lada Hitam (yang ini akhirnya digabung jadi cap cay sapi lada hitam 😋)
  • Opor tahu telur + Teri kacang (teri goreng untuk Arya)
  • Tumis Sawi + Perkedel tahu
  • Sop Ayam + Ayam Fillet Crispy
Week 2
  • Udang tahu buncis asam manis (one pot meal)
  • Sop jamur telur + ceplok balado (ceplok aja untuk Arya)
  • Tumis sayur + Ayam goreng mentega 
  • Tumis brokoli + Tempe goreng kecap
  • Tongseng Sapi
  • Ayam paprika wortel
  • Sop ikan pangasius
Week 3
  • Tumis Brokoli Jamur + Tempe Kecap Karamel
  • Tumis Buncis Wortel + Tahu Isi
  • Tumis Jamur Tauge + Bakwan Jagung
  • Opor Ayam Tahu Telur
  • Tumis Tauge Ikan Teri + Fu Yung Hai
  • Soto Betawi
  • Sop sayuran + Nugget Ayam Wortel

Sabtu, 16 Desember 2017

Daily Life Skill Day 5

Salah satu aktivitas yang saya concern untuk dilatih adalah melepas dan memakai pakaian. Karena, Belanda sedang dingin, Arya berangkat ke sekolah dengan pakaian dan jaket berlapis-lapis, belum kupluk, penutup telinga, dan scarf nya. Saat pagi tidak terlalu bermasalah karena saya mengantar hingga masuk ke dalam kelas yang berarti saya ikut menolong ketika Arya melepas aksesoris nya. Namun yang menjadi pikiran saya adalah saat pulang sekolah, semua anak bertanggung jawab untuk menggunakan kembali semua aksesorisnya sendiri, ya kadang dibantu juga oleh Juff nya, kami orang tua hanya boleh menunggu di depan pagar sekolah. Seringkali Arya muncul paling akhir dan dengan posisi jaket yang amburadul. Antara mau tertawa, tapi kasihan, karena pasti dia sudah bersusah payah untuk memakainya. Oleh karena itu saya bertekad untuk melatih Arya lebih baik lagi.

Selain itu, aktivitas melepas kaos juga merupakan hal yang sulit untuk Arya, seringkali minta bantuan saya untuk angkat kaosnya sementara tangannya ke atas. Biasanya kalo saya ajarkan caranya melepas kaos, Arya selalu ngeles, pura-pura menyimak tapi besoknya minta dibukain lagi. Akhirnya saya ajak bicara pelan-pelan, bahwa saya ngga selamanya nungguin Arya di kamar mandi, ada masanya Arya harus berkegiatan dengan teman-teman tanpa Mama, lalu siapa yang bantu buka baju sementara teman-teman sudah selesai dari tadi? Arya diam lalu mulai mencoba buka kaosnya sendiri, "gini ya Ma?" Yeaayy iya betul nak, lama-lama kalo sudah sering akan makin jago kok lepas kaosnya. Alhamdulillah sekarang memang sudah jago!


Daily Life Skill Day 4

Latihan kali ini fokus ke aktivitas di kamar mandi sebelum tidur. Tugasnya adalah: BAK sekalian cuci kaki dan bersih-bersih bagian kelamin dan dubur. Lalu lanjut dengan sikat gigi, cuci muka, cuci tangan dengan sabun. Diakhiri dengan berpakaian. Sampai saat ini masih harus ditungguin, karena kalo ngga ditungguin lama main airnya huhu. Udah ditungguin aja masih sambil main air, semprot sana semprot sini, ciat ciaattt, becek deh.

Tapi saya inget, waktu kecil juga kaya gini, dan ini sangat menyenangkaaan haha. Saya yakin sih, saat sudah puas main, sudah kenyang di eksplor semua, Arya akan mulai fokus ke tugas yang sebenarnya. Jadi, Mama butuh sabar sebentaaaar lagi aja.. pasti bisa!

Daily Life Skill Day 3

Rutinitas yang harus dilakukan pertama kali sebelum melakukan ritual bersih-bersih sebelum tidur adalah menyiapkan handuk dan pakaian ganti. Selama ini semua selalu disiapkan oleh saya, karena pakaian Arya ada di dalam lemari di kamar yang terpisah. Untuk menunjang latihan kemandirian ini, sengaja saya pindahkan pakaian-pakaian Arya di lemari pakaian saya, namun pakaian Arya saya letakkan di laci-laci paling bawah agar Arya mudah menjangkaunya.

Sembari memilih pakaian, saya ceritakan juga mengapa harus pakai celana dalam, pakaian mana saja yang dipakai untuk keluar rumah atau sekolah, pakaian mana yang dipakai untuk tidur, dengan harapan lambat laun Arya akan memahami pakaian apa yang harus disiapkan untuk masing-masing tujuan.

Pernah suatu kali, saat mau berpakaian, kami ngga bisa menemukan celana dalam di tumpukan pakaian yang disiapkan. Arya otomatis langsung bilang "Maaf ya Ma aku lupa ambil celana dalam". Hmmm artinya Arya sadar bahwa ada 1 step yang terlewati di tahap ini, "Ngga apa Nak, lain kali harus ingat ya, jangan sampai kelupaan lagi"..

Jumat, 15 Desember 2017

Daily Life Skill Day 2

Winter datang lebih awal. Salju yang kata suami saya tahun kemarin ngga terlalu tebal, akhir-akhir ini turun lumayan deras sampai pemandangan jadi putiiiih semua. Belanda terkenal dengan kincir angin nya, berarti anginnya lumayan kencang disini. Kebayang kan, hujan salju ditambah angin dingin kaya apa rasanya. Keadaan inilah yang membuat saya dan suami memutuskan untuk menitipkan Arya di sekolah saat lunch (overblijf). Di sekolah Arya, setiap hari Senin, Selasa, dan Kamis, para murid pulang ke rumah masing-masing saat makan siang, lalu kembali lagi ke sekolah sampai pukul 15.15. Tersedia juga pilihan untuk menitipkan anak di sekolah bagi orang tua yang barangkali tidak bisa menjemput untuk makan siang. Biaya per hari untuk jasa ini adalah €3 untuk yang berlangganan.

Alasan lain dari keputusan ini adalah supaya Arya dapat mengaplikasikan atau lebih mengasah lagi skill nya untuk makan sendiri dengan melihat teman-temannya. Bagaimana ia harus makan dengan baik, fokus dan cekatan seperti teman-temannya jika tidak ingin ketinggalan bermain.

Hari pertama overblijf, bekal lunch nya 2 lembar roti tawar di isi sosis cocktail dan 1 butir telur rebus. Penasaran banget habis apa ngga ya? Ternyata saat saya jemput sekolah, telurnya habis, padahal biasanya hanya dimakan putihnya saja. Lalu masih ada 1 potong roti dan minta dimakan di atas boncengan sepeda sambil jalan pulang. Ketebak sih, sebenarnya Arya masih lapar, tapi karena teman-temannya selesai lebih cepat jadi pengen cepat-cepat ikut main kan Naak? Semoga lunch berikutnya Arya sudah bisa menyesuaikan ya, mengatur apa yang harus dilakukan supaya bisa cepat main tapi makannya juga habis.

Selasa, 12 Desember 2017

Daily Life Skill Day 1

Alhamdulillah setelah minggu kemarin pelan-pelan melatih makan sendiri dan masih berlatih sampai sekarang. Sekarang Mama mencoba untuk menambah skill lainnya. Sebenernya ngga cuma mandi dan berpakaian sendiri sih. Hampir semua kegiatan atau kebutuhannya sehari-hari Mama dorong untuk bisa dikerjakannya sendiri. Contohnya dimulai hari ini, setelah selesai makan malam, waktunya untuk bersih-bersih dan bersiap tidur.

Sebelum dimulai, Arya Mama ajak untuk memilih pakaian ganti, saya sengaja memindahkan pakaian bersihnya ke tempat yg mudah dijangkau oleh Arya. Saya tunjukkan dimana letak pakaian untuk tidur, baju dalam dan handuknya. Lalu membuka pakaiannya sendiri, Arya masih kesulitan untuk membuka kaos singlet dan baju atasannya, Mama bilang kalau awal-awal memang sulit tapi lama-lama Arya makin jago deh pasti. Setelah buka pakaian, Arya harus BAK dan membersihkannya sendiri sekalian cuci kaki dan membersihkan bagian lainnya. Dilanjutkan dengan gosok gigi di wastafel, gosok giginya masih minta dibukain tutup odolnya karena odol nya sudah mau habis, jadi susah ya Nak?

Kegiatan di kamar mandi diakhiri dengan mencuci muka dan tangan. Lalu berhanduk dan ngacir ke kamar untuk berpakaian. Kok pakai baju nya ngga di kamar mandi? Iya, Arya belum mau pakai baju di kamar mandi, pelan-pelan Mama sudah ceritakan ke Arya tentang aurat, insyaAllah nanti di update kalau sudah mau pakai baju di kamar mandi.
Di kamar, Arya berpakaian sendiri, dan bersiap untuk tidur. Biasanya kami belajar membaca hijaiyah dengan iqro, hafalan surat pendek, atau belajar membaca. Seringnya dilanjut dengan story telling kalau Arya belum ngantuk. Alhamdulillah tidurnya cepat kalau proses nya runut seperti ini.

Minggu, 10 Desember 2017

Berlatih Makan Day 5

Hari ke lima, Alhamdulillah mulai minta pake sayur berkuah, mungkin karena suhu diluar mulai minus, doi mulai mencari kehangatan haha. Tapiiii, request sup nya di mangkuk terpisah. Boleh banget Nak. Arya sendok sup nya, lalu nasi dan lauknya.. Terus begitu sampai hampir habis..

Berlatih Makan Day 4

Hari ke empat berlatih makan sendiri kali ini masih belum mau dikasih sayur berkuah, katanya kalau dikasih kuah nasinya jadi nyebar ma, aku susah sendokinnya. Baiklah Nak, whenever you are ready, kuah will be there for you..

Berlatih Makan Day 3

Perjalanan belajar makan sendiri hari ini sudah ngga di Indonesia lagi, kami sudah mendarat di kampung tercinta Wageningen, Belanda. Coba tebak ini sedang makan malam atau sarapaaan? Ini sarapan, jam 7 pagi masih gelap gulita gini karena mulai memasuki musim dingin. Sarapan hari ini dimulai dengan roti panggang dan segelas teh hangat. Alhamdulillah makannya sampai habis, mungkin karena lapar ya pagi-pagi.. Good job Nak..

Berlatih Makan Day 2

Hari ke dua belajar makan sendiri, masih kabur-kaburan. Bolak balik main terus makan lagi..

#harikedua #tantangan10hari
#level2 #kuliahbunsayIIP #melatihkemandirian

The most wanted Jepit Jemuran

Seringkali ibu saya ngomel-ngomel, "kemana yaa jepit jemuran Nenek kok pada hilang yaaa?" Maklumlah, kami masih tinggal di rumah o...