Sabtu, 27 Januari 2018

Aliran Rasa dalam Tantangan Melatih Kecerdasan Anak

Tantangan di Level ini lebih spesifik, Mama diharuskan membuat project bersama untuk melatih kecerdasan kami berdua. Hanya saja karena saya bingung harus memilih tema dan kecerdasan apa yang akan kami latih pada project ini, jadilah saya terlambat memulai nya. Sampai suatu hari lagi ngelamun, mikir-mikir, aha! gimana kalo tentang Palestina. Beberapa kali juga Mas Kecil mengajukan pertanyaan tentang Palestina, karena beberapa temannya di sekolah juga merupakan imigran berwajah Arabisch, dan memang Belanda merupakan salah satu destinasi para refugee di Eropa.

Materi-materi saya kumpulkan dari internet, tentunya saya cari duluan tanpa Mas Kecil karena saya harus menyaring mana yang bisa dia lihat dan tidak. Setelah itu baru saya ceritakan ke Mas Kecil dan kami bahas bersama-sama. Cukup puas rasanya pada project ini, karena sejauh ini menumbuhkan empati nya terhadap musibah dan kesulitan yang dihadapi orang lain dan saudara sesama muslim khususnya.

Sabtu, 20 Januari 2018

Manfaat Project Mengenal Palestina

Hari terakhir project tentang mengenal Palestina dibumbui dengan bombardir pertanyaan-pertanyaan tambahan diluar rancangan awal. Manfaat yang Mama dan Arya rasakan adalah, kami dapat mengenal sejarah tentang Palestina, mengetahui letak geografis Palestina, ikut merasakan penderitaan saudara sesama muslim, mengerti tentang jihad, belajar sedekah, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Yang juga tak kalah penting, dengan metode 5W 1H ini Arya belajar untuk berpikir secara kritis terkait dengan project kali ini. Harapan Mama project ini dapat meningkatkan kecerdasan Arya dalam berbagai aspek.

#tantangan_hari_ke10
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Sejarah Masjid Al-Aqsa

Di sela-sela project mengenal Palestina ini, seringkali muncul pertanyaan tentang Masjid Al Aqsa yang juga sekarang tengah diperebutkan oleh Israel dan Palestina. Untuk cerita mengenai Masjid Al-Aqsa, Mama mencoba googling tentang ini, dan yang menjadi salah satu referensi Mama contohnya dari sini http://azzlam.com/women/artikel/detail/sejarah-jerusalem-dan-masjid-al-aqsa

Arya jadi tahu masjid kedua yang ada di muka bumi ini adalah Masjid Al Aqsa setelah Masjidil Haram

#tantangan_hari_ke9
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Jumat, 19 Januari 2018

Jihad Harta untuk Palestina

Setelah sebelumnya kami membahas tentang apa yang bisa kita lakukan, saat ini langkah konkrit yang bisa dilakukan adalah dengan berjihad melalui harta untuk penduduk Palestina. Langkah awal adalah mencari tahu apa saja yang dibutuhkan oleh penduduk Palestina selain makanan dan obat-obatan. Karena saat ini di Belanda sedang musim dingin, lalu kami terpikir bagaimana dengan kondisi musim dingin disana? Apakah mereka tinggal di tempat yang cukup layak untuk menangkal dinginnya suhu disana?


Ternyata mereka tinggal di tenda-tenda yang jarang sekali terdapat kasur. Tidak jarang mereka tidur diatas terpal yang langsung bersentuhan dengan salju. Kalau begitu, kebutuhan mereka saat ini adalah peralatan atau pakaian yang dapat melindungi mereka dari suhu dingin seperti selimut, kasur lipat, pemanas ruangan yang tidak membutuhkan banyak listrik atau gas (ada ngga ya?), jaket musim dingin, sarung tangan, kaos kaki, syal, topi, sepatu, dan tentunya lebih banyak lagi makanan agar tubuh mereka tetap hangat.


Lalu dititipkan kemana barang-barang tersebut agar bisa sampai ke tangan mereka? Biasanya, ada lembaga-lembaga yang membuka donasi dan mereka mengirimkannya langsung kesana beserta perwakilannya untuk menyerahkan langsung dan dapat mencari tahu apa yang dibutuhkan oleh mereka. Selain barang, lembaga-lembaga ini juga menerima donasi berupa uang yang akan dibelikan barang-barang yang dibutuhkan disana.

Di Indonesia banyak sekali lembaga-lembaga yang dapat di percaya kredibilitasnya untuk menitipkan donasi kita untuk Palestine, seperti ACT, merci corps, dan masih banyak lagi. Ternyata setelah Mama browsing, di Belanda juga terdapat beberapa organisasi yang menerima dan mengirimkan donasi untuk Palestine. Alhamdulillah.

#tantangan_hari_ke8
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Apa yang bisa kita lakukan untuk menolong Palestina?

Hari ini Mama dan Arya akan membahas tentang apa yang dapat kita lakukan untuk menolong Palestina. Dr. Raghib as-Sirjani, dalam kitabnya Filasthin wajibatul Ummah, berkata bahwa ada sepuluh hal yang bisa dilakukan oleh segenap kaum muslimin hari ini untuk membela negeri suci Palestina. Kesepuluh hal tersebuh adalah:

1.Menyerahkan Diri Secara Total Kepada Allah Ta’ala
Tidak akan terwujud sebuah kemenangan tanpa pertolongan dari Allah. Oleh itu, pertama yang harus dilakukan kaum muslimin adalah tunduk dan patuh kepada Allah semata. Menekuni segenap perintah dan ketaatan serta meninggalkan segala larangan.

2.Memahami Persoalan Palestina Dengan Benar dan Dari Sumber yang Benar
Banyak sekali pandangan dan teori-teori yang mengatakan tentang sebab-musabab terjadinya masalah bangsa palestina. Sebagai seorang muslim kita harus mendengar dan memahami persoalan ini dengan benar dan merunut penjelasan al-Quran dan hadits serta bimbingan para Ulama.

3.Bergerak Aktif Membela Urusan Palestina
Tidak akan bermanfaat apa yang kita pahami kecuali direalisasikan. Maka bentuk nyatanya adalah membela Palestina dengan kapabilitas masing-masing individu muslim. Jika ia aktif di media, ia harus aktif menyuarakan tentang kezhaliman yang dialami bangsa palestina. Jika ia seorang pemimpin Negara, bagaimana menyuarakan pendapat dan menentang kezhaliman yang sangat luar biasa ini, dan seterusnya.

4.Bersatu dan Meninggalkan Perpecahan
Salah satu kepintaran para musuh islam adalah memecah belah kaum muslimin dengan perkara yang remeh-temeh. Dengan bersatunya kaum muslimin dan mengesampingkan perbedaan, maka kemenangan Islam akan segera datang.

5.Membangkitkan Semangat Jihad Pada Diri Sendiri dan Umat
Keadaan dimana tidak memungkinkan seluruh kaum muslimin pergi berjihad ke tanah Palestina. Akan tetapi kewajiban untuk memiliki tekad berjihad harus selalu terpupuk dalam diri dan umat demi untuk membela kehormatan agama.

6.Jihad Dengan Harta.
Hal yang paling mudah kita perbuat untuk membela Palestina adalah dengan bersedekah dan menggalang donasi. Bisa melalui lembaga-lembaga kemanusiaan dan lembaga sosial lainnya.

7.Memboikot Produk Zionis dan Para Pendukungnya
Banyak yang tidak sadar, dengan membeli sebuah produk buatan zionis Israel, ia telah menembakkan satu peluru terhadap saudara di Palestina. Karena mereka para Zionis mendapatkan uang untuk membeli senjata tak lain dari laba dan penjualan produk-produk yang mereka kelola beserta para anteknya. Stop membeli produk Zionis mulai sekarang!

9.Memupuk Harapan dan Asa Untuk Menang
Banyak yang sudah merasa kalah dengan pertarungan antara kezhaliaman dan kebenaran yang ada di Palestina. Sehingga mereka acuh dan berpikir untuk menyerah. Mereka pesimis bahwa kemenangan yang nyata dari Allah itu akan benar-benar datang meski darah bercucuran. Yakin akan janji kemenangan dari Allah adalah kunci dari menang itu sendiri.

9.Menguatkan Kesabaran
Tidak ada yang mampu menyaingi indahnya kesabaran. Andaikata kaum muslimin berhenti bersabar atas segala penderitaan, usai sudah perjuangan. Padahal bisa jadi kemenangan tinggal di depan mata.

10.Mempelajari Sejarah Palestina dengan Benar
Banyak sekali referensi yang memutar-balikkan fakta tentang Palestina. Sebagai seorang muslim memiliki kewajiban untuk mengambil ilmu dari sumber yang benar, agar tidak terjatuh kedalam lubang syubhat dan terhindar dari kedustaan.

Setidaknya sepuluh hal ini yang disampaikan oleh Dr. Raghib as-Sirjani sebagai kewajiban kaum muslimin untuk membela Palestina. Dengan demikian, jarak tak lagi menjadi alasan, harta tak lagi membebani bila memang tidak memiliki, karena masih ada sembilan cara yang bisa kita lewati sebagai bukti iman dan bukti keberpihakan.
Andai saja tiap-tiap kaum muslimin bersatu-padu merealisasikan kesepuluhnya, bukan tidak mungkin derita Palestina akan segera sirna dan masjid al-Aqsha akan kembali ke pangkuan Islam. Sebagaimana yang telah dijanjikan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Sumber : http://www.arrisalah.net/2017/12/10-hal-yang-bisa-kita-lakukan-untuk-membela-palestina/


#tantangan_hari_ke7
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Kamis, 18 Januari 2018

Kenapa kita harus menolong Palestina?

Sebagai saudara sesama muslim kita harus menolong Palestina, selain karena alasan kemanusiaan, tolong menolong (Ta’awun) dalam Al-Qur’an disebut beberapa kali, diantaranya yaitu dalam surat AL-Maidah ayat 2 dan juga dalam beberapa ayat lainya.

Al-Maidah ayat 2 : Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. Begitulah Allah memerintahkan kepada kita untuk salin tolong dalam kebaikan, jadi kalau ada sesama muslim yang membutuhkan bantuan tetapi berupa pelanggaran dan perbuatan dosa, jangan ditolong ya..

Diriwayatkan dari Musadad, diriwayatkan dari  Mu’tamar, dari Anas. Anas berkata: Rasulullah bersabda: "Bantulah saudaramu, baik dalam keadaan sedang berbuat zhalim atau sedang teraniaya". Anas berkata: "Wahai Rasulullah, kami akan menolong orang yang teraniaya. Bagaimana menolong orang yang sedang berbuat zhalim?” Beliau menjawab: “Dengan menghalanginya melakukan kezhaliman. Itulah bentuk bantuanmu kepadanya".

Al Anfal ayat 73 : Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar. Pada ayat ini Allah menegaskan bahwa semua orang kafir meskipun berlainan agama dan aliran, karena ada di antara mereka yang musyrik, Nasrani, Yahudi dan sebagainya dan meskipun antara mereka sendiri terjadi perselisihan dan kadang-kadang permusuhan, mereka semua itu adalah sama-sama menjadi kawan setia antara sesama mereka dalam berbagai urusan. Sebagian mereka menjadi pemimpin bagi yang lain bahkan kadang-kadang mereka bersepakat untuk memusuhi dan menyerang kaum Muslimin seperti terjadi pada perang Khandaq. Di waktu turunnya surah ini dapat dikatakan bahwa yang ada hanya kaum musyrikin dan Yahudi. Orang Yahudi sering mengadakan persekutuan dengan kaum musyrikin dan menolong mereka dalam menghadapi kaum Muslimin bahkan kerap kali pula mengkhianati perjanjian sehingga mereka diperangi oleh kaum Muslimin dan diusir dari Khaibar keluar kota Madinah. Jadi wajiblah kaum Muslimin menggalang persatuan yang kokoh dan janganlah sekali-kali mereka mengadakan janji setia kawan dengan mereka atau mempercayakan kepada mereka mengurus urusan kaum Muslimin, karena hal itu akan membawa kepada kerugian besar atau malapetaka. Allah memperingatkan bila hal ini tidak diindahkan, maka akan terjadilah fitnah dan kerusakan di muka bumi.

Selain karena perintah Allah untuk saling tolong menolong, terdapat hikmah dibalik perbuatan ini, yaitu dapat lebih mempererat tali persaudaraan, menciptakan hidup yang tentram dan harmonis, dan menumbuhkan rasa gotong-royong antar sesama

Sumber : http://hasnanadip.blogspot.nl/2015/01/tolong-menolong-taawun-menurut.html


#tantangan_hari_ke6
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Selasa, 16 Januari 2018

Dimana Penduduk Palestina Diungsikan?

Pada hari ini project kami adalah mengetahui kemana para warga Palestina yang memutuskan untuk mengungsi atau mencari tempat tinggal yang lebih aman. Namun, di pengungsian bukan berarti mereka sudah mendapatkan kehidupan yang nyaman seperti sedia kala, tak jarang terjadi konflik dengan pemerintah setempat dan masalah-masalah lainnya. Ada beberapa negara di Eropa yang menyatakan bahwa mereka menerima dan akan menyediakan tempat untuk para pengungsi dari Palestina, namun bagi pengungsi yang menempuh jalur laut untuk menuju Eropa, seringkali perahu mereka tenggelam dan menelan korban jiwa.

Peta Penyebaran Pengungsi Palestina dari Suriah
Mesir: Di era Mursi, pengungsi Palestina asal Suriah diizinkan masuk dengan dokomen izin untuk tinggal sementara di Mesir sampai krisis Suriah meredah. Namun di masa Abdul Fattah Sisi, mereka tidak diizinkan lagi.
Sementara negara-negara Eropa seperti Swedia, Norwegia menerima suaka bagi pengungsi Palestina asal Suriah ke sana. Mereka diberikan kemudahan, dukungan kemanusiaan dan bantuan hukum.
Libanon: sebelum krisis Suriah meletus, selama bertahun-tahun Libanon sudah merasa terganggu dengan keberadaan pengungsi Palestina. sejak meletusnya krisis di kamp Yarmouk ada Desember 2012, selama dua tahun berikut 2013 dan 2014, gelombang pengungsi Palestina asal Suriah ke Libanon makin besar. Kini tercatat lebih dari pengungsi Palestina asal Suriah tinggal di kamp-kamp pengungsi Palestina di Libanon yang sebenarnya sudah mengalami kepadatan. Sementara hak dan peluang mereka bekerja di Libanon sangat ketat dan sulit. Saat ini jumlah warga Palestina yang mengungsi di Lebanon mencapai ratusan ribu orang. Menurut data statistik negara beribukota di Beirut tersebut, kini pengungsi mencapai angka 174.422 pada tahun 2017 lalu. Data tersebut diungkapkan oleh Maral Tutelian Guidanian, Direktur Jenderal Administrasi Statistik Pusat Lebabon sabagaimana dikutip oleh Antara. Dalam data tersebut juga diungkapkan bahwa pengungsi Palestina hidup di 12 kamp pengungsi dan berada dalam 146 kantong daerah di 5 provinsi yang berada di Lebanon. Dari jumlah itu, sebanyak 45 persen tinggal di kamp utama dan sisanya di perbatasan dan daerah.
Yordania:sejak awal krisis, Yordania sudah ketat dalam memberikan izin masuk pengungsi Palestina asal Suriah ke wilayah mereka dengan alasan keamanan dan Yordania tidak mampu menampung mereka. Pengungsi Palestina asal Suriah di Yordania ditampung sebagian besarnya di Cyber City di wilayah utara berbatasan dengan Suriah di gedung rusun enam lantai yang berisi 140 ruang flat. Mereka tidak diperkenankan keluar dari wilayah itu kecuali dengan jaminan paling lama dua hari saja.
Libia: pemerintah Libia pada November 2012 melarang masuk warga Palestina asal Suriah. Data dari UNRWA menyatakan pada Februari 2015, saat ini pengungsi Palestina asal Suriah yang diizinkan masuk hanya 1100 pengungsi saja. Menurut Group Palestina Suriah, kondisi mereka sangat keras karena situasi keamanan tidak stabil. Sebagian mereka mengalami penculikan, pembunuhan dari kelompok yang berperang akibatnya sebagian mereka harus mengungsi ke Eropa.
Turki: bagi pengungsi Palestina asal Suriah, Turki hanya stasiun persingggahan saja menuju Eropa sebab negeri dinilai tidak stabil. Tidak ada dokumen resmi terkait jumlah pengungsi Palestina asal Suriah di Turki dan hanya diperkirakan antara 3000-5000 orang. Sebagian instansi pemerintah menganggap mereka seperti warga Suriah lainnya. Namun berkat upaya pendekatan lembaga sipil Palestina, persoalan pengungsi Palestina asal Suriah, pemerintah Turki mengeluarkan keputusan izin masuk dan tinggal selama tiga bulan atau setahun bagi mereka di Turki.

Sumber :
http://www.aspacpalestine.com/id/item/5242-penyebaran-pengungsi-palestina
http://www.uswatuna.co/2018/01/3585/situasi-palestina-terkini-warga-palestina-yang-mengungsi-di-lebanon-mencapai-174-222.html


#tantangan_hari_ke5
#kelasbunsayiip3
#game_level_3

#kami_bisa

Kapan Palestina akan merdeka?

Al Quran sejak dahulu diturunkan telah menggambarkan mengenai apa yang akan terjadi saat ini di Palestina. Tentang bagaimana jahat dan bengisnya orang-orang Yahudi “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik”.(Al-Maidah 82).

Sejak tahun 1948 tanah Palestina dirampas oleh Yahudi, dan Palestina terbelenggu karena Israel memblokade Gaza sejak tahun 2006. "Hampir tiba masanya tidak dibolehkan masuk (embargo) kepada penduduk Iraq meski hanya satu qafiz makanan dan satu dirham," Kami bertanya dari mana larangan itu? Beliau menjawab: "Dari orang-orang asing yang melarangnya." Kemudian berkata lagi: "Hampir tiba masanya tidak diperbolehkan masuk (blokade) kepada penduduk Syam (Palestina) meski hanya satu dinar dan satu mud makanan." Kami bertanya: "Dari mana larangan itu? Beliau menjawab: Dari orang-orang Romawi." (HR. Muslim)



Kekuatan apakah yang mampu melawan kekejaman Israel?

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjelaskan: “Akan muncul dari Khurasan (Afghanistan) bendera-bendera hitam, maka tidak ada seorang pun yang mampu mencegahnya, sehingga bendera-bendera itu ditancapkan di Eliya (al-Quds)“. (HR. Ahmad, Tirmidzi dan Nu’aim bin Hammad). 
“Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin memerangi bangsa Yahudi, sampai-sampai orang Yahudi berlindung di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon tadi akan berbicara; Wahai orang Islam, hai hamba Allah! di belakangku ada orang-orang Yahudi, kemarilah, bunuhlah dia, kecuali pohon Ghorqod, sebab ia itu sungguh pohonnya Yahudi”. (HR. Ahmad)



Kehancuran Israel akan menjadi pertanda bahwa kiamat akan semakin dekat. Ditandai juga dengan berbicaranya benda-benda mati seperti batu dan pohon.

Referensi: (PurWD/voa-islam.com)
Oleh: Fauzan Al-Anshari (Pimpinan Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Anshorulloh Ciamis)

#tantangan_hari_ke4
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa










Sabtu, 13 Januari 2018

Apa yang terjadi di Palestina?

Pertanyaan ini juga selalu berkeliaran di pikiran saya sejak dulu. Mengapa konflik ini terus terjadi? Saya jadi mencari tahu tentang konflik Palestina-Israel yang sudah terjadi sejak tahun 1948 ini. Untuk memberikan gambaran kepada Arya bahwa konflik ini sudah terjadi sejak lama, saya katakan ini terjadi sebelum kakeknya lahir. Jadi terbayang oleh nya, kakeknya aja sudah tua, berarti lama juga ya Ma!

Jadi apa sih yang Israel inginkan dari Palestina? MEREBUT WILAYAH. Iya, WILAYAH. Pada awalnya Israel yang sekarang adalah Palestina, dengan datangnya Yahudi dari Inggris dan Eropa, mereka lalu mendirikan negara Israel dan membuat warga Palestina tersudut dan sebagian besar mengungsi untuk mencari keamanan. Wilayah Palestina yang hanya disisakan sedikit oleh Israel pun juga ingin direbut. Palestina diserang dengan bom, rudal, tembakan, dan sebagainya. Banyak sekali korban berjatuhan, bahkan bayi dan anak-anak. Kenapa anak-anak juga diserang Ma? Kasihan kan masih kecil... Supaya mereka tidak tumbuh besar dan cukup kuat untuk melawan Israel di kemudian hari, jawab saya.

Project hari ini kami lakukan sambil ngobrol santai, ngulik lego, tapi insyaAllah Arya menyimak karena dia selalu merespon pertanyaan dan cerita yang saya sampaikan.

#tantangan_hari_ke3
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Jumat, 12 Januari 2018

Dimanakah Palestina?

Hari ini project Mengenal Palestina adalah mengetahui dimana letak Palestina di dalam peta dunia, dimana letak Masjidil Aqsa, Jalur Gaza, Tepi Barat, Hebron dan wilayah lainnya. Pembahasan jadi merembet ke peristiwa Isra Miraj oleh Rasulullah ketika lagi ngomongin Masjidil Aqsa, tentang perjalanan Rasulullah dari Mekah ke Jerusalem, dan ke langit tertinggi Sidhratul Muntaha untuk menerima perintah Shalat 5 waktu.

Lalu muncullah pertanyaan-pertanyaan tambahan tentang Isra Miraj, dan yang paling menarik untuk Arya adalah Bouraq, Kendaraan Rasulullah ketika perjalanan Isra Miraj. Terdengar sangat magical mungkin buat Arya, ada binatang yang bisa melesat lebih cepat dari kilatan cahaya. Maasyaa Allah..

Selain itu, Arya juga belajar mengenal bendera Palestina dengan cara mewarnai Printable Flag yang bisa di download bebas.

#tantangan_hari_ke2
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Kamis, 11 Januari 2018

Mengenal Palestina

Mama dan Arya (6y) kali ini akan melakukan sebuah project yang diharapkan akan meningkatkan kecerdasan kami berdua. Project nya adalah mengenal Palestina dengan lebih mendalam. Dimulai dengan mengumpulkan pertanyaan berdasarkan 5 W dan 1 H mengenai Palestina :

  • Dimana letak palestina?
  • Apa yang terjadi disana?
  • Siapa yg diserang dan siapa yang menyerang?
  • Mengapa palestina selalu diserang?
  • Mengapa anak-anak juga jadi target sasaran?
  • Sejak kapan hal ini terjadi?
  • Kapan serangan biasanya terjadi?
  • Kapan akan selesai?
  • Dimana mereka diungsikan?
  • Mengapa kita harus menolong mereka?
  • Apa yg bisa kita lakukan?
  • Apa yang mereka butuhkan?
  • Bagaimana mereka belajar?
  • Bagaimana mereka bisa makan?
  • Bagaimana bisa sampai kesana?
  • Bagaimana kita menolongnya?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut sudah diurutkan berdasarkan hal yang paling mendasar sebelum ke hal yang lebih rumit. Lalu apa hubungannya Palestina dengan meningkatkan IQ, EQ, dan SQ? Karena menurut Mama, dalam kisah tentang Palestina ini, Mama dan Arya dapat belajar tentang geografi wilayah, bendera dan budaya Palestina, belajar tentang empati terhadap saudara sesama muslim, belajar bagaimana menyelesaikan konflik yang terjadi disana, dan juga belajar mengenai apa itu syahid dan mengapa saudara kita di Palestina tidak pernah gentar melawan Israel.


#tantangan_hari_ke1
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

The most wanted Jepit Jemuran

Seringkali ibu saya ngomel-ngomel, "kemana yaa jepit jemuran Nenek kok pada hilang yaaa?" Maklumlah, kami masih tinggal di rumah o...