Sabtu, 24 Februari 2018

Aliran Rasa dalam Mengamati Gaya Belajar Anak

Tantangan level 4 ini adalah tentang mengamati gaya belajar Mas Kecil. Dari dulu saya sudah menyadari bahwa Mas Kecil adalah pembelajar kinestetik karena geraknya yang tak
mau berhenti, namun saya juga melihat ada kemungkinan gaya belajar lain.
Karena kecenderungan mengarah ke kinestetik, saya mencoba mengamati lebih dalam berdasarkan materi-materi yang diberikan oleh Mbak Asti sebagai fasilitator BunSay Batch 4 Luar Negeri. Dalam proses pengamatan ini, kemudian saya mempelajari cara-cara belajar yang cocok dan tidak cocok untuk Mas Kecil.
Selama ini yang saya anggap Mas Kecil lemah dalam bidang tertentu ternyata tidak sepenuhnya benar. Ia hanya belum menemukan cara yang tepat untuk mempelajarinya, karena seringkali saya menemukannya sedang ber-aha!moment disaat kami sudah tidak membahas/mempelajari hal tersebut.

Sabtu, 17 Februari 2018

Meet the Puppies

Tinggal di negara yang warganya mayoritas memiliki anjing sebagai binatang peliharaan membuat Mas Kecil seringkali berpapasan dengan anjing-anjing di jalan. Bukan, bukan anjing liar, anjing-anjing disini bersih sekali. Para pemilik anjing ini punya kewajiban untuk membawa anjing mereka keluar rumah untuk menghirup udara segar dan melatih indra penciuman agar tetap tajam. Seringnya berpapasan dengan tetangga apartemen yang punya anjing atau ketika sedang jalan kaki di tempat umum.
Nah momen ini Mama gunakan untuk sekalian menceritakan kepada Mas Kecil tentang mengapa kita sebagai Muslim tidak boleh memelihara anjing, bagaimana mensucikan jika terkena anjing, dan lain-lain hingga cerita tentang anjing yang ikut tertidur bersama 7 pemuda sholeh ashabul kahfi.

Buku dan Dongeng

Mas kecil dari kecil (kok aneh ya, harusnya mas bayi kayanya 😆) suka sekali dengan buku. Waktu masih belum setahun, saya belikan buku, berhasil dirobek-robek. Mama sedih, tapi kok wajah Mas Kecil puas sekali ya, haha. Ngga apa-apa, berarti Mas Kecil tertarik ya dengan buku. Lanjut Mama belikan board book dan buku bantal biar ngga cepet rusak. Eh tetep aja yang dicari itu buku-buku dengan kertas tipis, mungkin dia suka dengan sensasi krasak krusuk kresek nya. Mama kasih Mas Kecil kertas-kertas bekas untuk memuaskan hasratnya robek-robek. Mama contohkan cara baca buku, anak kinestetik banyak belajar dari contoh bukan? Rutin bacakan buku setiap mau tidur, atau ketika Mama terlalu ngantuk, kadang Mama letakkan saja buku-buku itu didekatnya, ngga lama pasti dia udah asik bolak balik bukunya walau cuma lihat-lihat gambarnya.
Kebiasaan tersebut berlanjut sampai sekarang, buku-buku sengaja Mama jejerkan di dekat tempat tidurnya, dan pasti Mas Kecil menagih dibacakan buku setiap mau tidur. Karena Mas Kecil sudah 6 tahun, Mama mulai berikan buku-buku yang tidak terlalu banyak gambar agar imajinasi nya lebih berkembang dengan membayangkan cerita yang sedang dia dengarkan. Selain baca buku, Mas Kecil juga suka sekali kalo Mama mendongeng, tapi jarang sekali cerita tentang dongeng-dongeng legenda lebih seringnya Mama ceritakan tentang Nabi dan Rasul, sahabat Rasulullah, dan cerita-cerita Muslim lainnya, dan Alhamdulillah Mas Kecil sangat tertarik. Kadang sudah saya siapkan dari sore bahan cerita yang akan saya gunakan pada malam hari.

Someone loves 'danse'

Kemarin Mama lihat pengumuman di kelas Mas Kecil bahwa tanggal 21 nanti masing-masing anak diharuskan untuk membawa dierenknuffel a.k.a boneka binatang. Tema minggu depan di sekolah ternyata adalah tentang binatang. Yayaya Mama harus berpikir harus pinjam boneka ke siapa ya, karena disini Mas Kecil ngga punya boneka, dan kayanya sayang aja kalo harus beli hanya untuk dipakai sekali ke sekolah. Nanti mungkin coba tanya ke teman-teman yang punya anak perempuan.
Beberapa kali Mas kecil bilang bahwa di sekolah sedang diajarin danse, danse itu menari, biasanya menari ramai-ramai dengan teman-teman sekelasnya. Mama ngga tau juga menari dalam rangka apa. Sampai hari ini, mas kecil tiba-tiba nemuin musik yang selama ini dipakai untuk latihan danse di sekolah dari youtube. "Mama ayok ikutan danse, ikutin gerakannya, aku di sekolah danse ini." Ikutan lah Mama nya, ternyata videonya para pinguin sedang danse. Isinya tentang gerakan-gerakan dan aktivitas yang dilakukan para pinguin di pegunungan bersalju. Lucu ya. Lewat danse dan video ini mas kecil antusias sekali mengikuti gerakan dan memperhatikan apa yang dilakukan para pinguin itu. Secara ngga sadar, dia sedang belajar tentang pinguin, lewat gerakan. Oh iya, ternyata boneka binatangnya itu nanti dipakai saat perform danse yang sedang mereka latih sekarang.

Kamis, 15 Februari 2018

Goyang teruuusss!

Salah satu ciri kinestetik yang sangat tampak di Mas Kecil adalah badannya yang ngga bisa diam saat belajar. Contohnya saat sedang belajar iqro, badannya gerak-gerak terus, kursinya putar-putar, yang kaki nya naik-naik lah, senderan lalu bangun lagi. Mama mengerti Nak, itu caramu menyerap pelajaran. Kalo Mama belum tau bahwa cara belajar tiap anak beda-beda, mungkin Mama sudah habis kesabaran, hehe.
Memang jadi agak lambat progres nya. Membaca satu halaman saja bisa hampir 30 menit. Belum break nya yang minta kue lah, yang gatel lah. Ngga apa Nak, yang penting Mas Kecil lancar bacanya.

Jalan kaki ke sekolah

Bangun tidur pagi ini terasa ada yang berbeda. Benar saja, pas lihat keluar jendela, salju tipis menyelimuti jalan dan mobil-mobil yang parkir di jalan. Sepertinya ini salju terakhir di winter tahun ini, Karena salju sebelumnya sudah 2 bulan yang lalu, dan sekarang sudah mendekati spring, khawatir ngga ketemu salju lagi langsung saja Mama tawarkan ke Arya "mau kah jalan kaki ke sekolah sambil lihat salju di jalan?" Sudah pasti jawabannya "MAU!"
Jadilah kita jalan kaki ke sekolah, kira-kira memakan waktu 10 menit untuk sampai di sekolah. Dalam perjalanan, Mas kecil merasakan melangkah di atas es yang tidak terlalu tebal. Ada yang licin, ada yang tidak katanya. Lalu lihat danau kecil yang sedikit membeku permukaannya, Bertemu anjing yang sedang diajak jalan-jalan oleh pemiliknya, belajar menyeberang jalan besar, mengenal jalur pedestrian dan jalur sepeda, melangkah di atas zebra cross. Sampai di sekolah, ada gundukan es lumayan tebal, langsung diraup, eh kok ditimpuk ke Mama nya, haha. Seru sekali ya. Semoga masih ada salju lebih tebal lagi sebelum musim semi datang.

Aku bantu Mama, ya!

Malam ini mas kecil nyamperin Mama yang lagi masak untuk makan malam ke dapur. Mungkin dia bosan main sendiri. Matanya berkeliling menyusur dapur, mungkin di benak nya mencari sesuatu yang bisa dia mainkan. Lalu matanya tertuju pada pembersih kaca, tangannya pun maju meraihnya. "Mama, semprotannya dimana? Aku mau bersihin kaca." Hampir aja mulut ini mau bilang, ngga usah nak nanti malah berantakan. Tapi ngga jadi, dalam hati mama terpikir, nanti menyesal kalo mas kecil ngga mau bantu-bantu kalo sudah dewasa. Okelah. "Diatas mesin cuci Nak, ambilnya naik kursi ya".

Mama berikan kain lap sekalian biar paripurna bersih-bersihnya ya. Masya Allah semangat sekali mas kecil lap-lap semua kaca jendela dan cermin. Sampai meja-meja dan kursi juga dia lap. Mama bangga sekali lihat mas kecil mau belajar bersihkan kaca jendela dan cermin. Karena selama ini mas kecil jarang sekali mau belajar sambil duduk mengerjakan worksheet, mama pikir anak kinestetik bisa juga belajar melalui kegiatan bersih-bersih rumah seperti ini.

Rabu, 14 Februari 2018

Melihat danau membeku

Hari ini Mama mengajak Mas Kecil untuk lihat danau yang membeku di kampus Papa. Sebenarnya sudah dari minggu lalu mas kecil ajak liat danau tapiii, angin kencang dan suhu dingin syekaliiih Mama ngga kuaat. Waktu itu sampe nangis-nangis di boncengan sepeda karena batal lihat danau. Katanya, nanti kalau sudah ngga dingin ya ngga membeku lagi danau nya Ma. Ya betul juga sih Nak, maaf yaa.

Maka dari itu, hari ini begitu Mama bilang "ayok ke danau!", mas kecil
happy sekali. Sayangnya ngga semua permukaan danau membeku. Ada bagian yang masih cair, tapi lumayan lah. Banyak bebek dan burung berdiri dan berjalan santai di atas es nya. Bebek ternyata ada banyak macamnya, ada yang kepalanya hijau, ada yang motif lurik warna coklat seperti kain batik, cantik semua. Eh ada sepasang angsa juga. Angsanya suami istri kata mas kecil. Mama lihat mas kecil mengamati dengan seksama, menikmati main nya hari ini.

Sabtu, 10 Februari 2018

Gaya Belajar Anak #3

🌷Merasa kesulitan untuk menulis tetapi hebat dalam bercerita
Mas kecil belum bisa nulis sih, jadi belum ketahuan apakah dia suka menulis atau ngga. Tapi memang dia sering menolak kalau saya sodorkan worksheet berbentuk kertas lengkap dengan pensilnya. Kalau bercerita secara lisan, dia suka banget. Mas kecil suka sekali menceritakan pengalamannya ke orang lain, ke teman-teman sepantarnya, ke teman-teman mama papa nya apa lagi.

🌷Menyukai buku-buku dan mereka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca.
Mas kecil suka sekali dibacakan buku, atau buka-buka buku sendiri, lihat-lihat gambarnya. Saat dibacakan buku itu kami sambil berdiskusi, ngobrol tentang yang sedang dibaca, saat itu biasanya mas kecil sering mengekspresikan dengan gerakan tubuh.

🌷Menyukai permainan yang menyibukkan
iya banget ini. Seneng bikin-bikin sesuatu, tapi ya ngga tahan lama, durasi fokusnya masih belum terlalu lama.

🌷Tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka memang pernah berada di tempat itu.
Belum pernah belajar secara khusua tentang geografi, tapi memang mas kecil selalu ingat kalau sudah pernah diajak ke suatu tempat. Untuk tempat yang sering dilalui, dia bahkan biaa menunjukkan arahnya ke tempat tujuan.

🌷Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka Menggunakan kata-kata yang mengandung aksi.
Yes. Seringkali mas kecil menyentuh seseorang lawan bicaranya untuk
mendapatkan perhatiannya.

Gaya Belajar Anak #2

🌷Belajar melalui memanipulasi dan praktek
Yes, mas kecil suka sekali praktek membuat sesuatu, seperti memasak, membuat prakarya dan lainnya. Tetapi saya perhatikan, dia lebih menyukai kegiatan yang sifatnya spontan. Ngga suka kalau mama nya ajak buat sesuatu, atau kerjakan sesuatu yang sudah direncanakan, maunya malah ngerjain yang lain. Di lain waktu saat dia asik main sendiri, ternyata dia melakukan hal yang waktu sebelumnya saya rencanakan.

🌷Menghafal dengan cara berjalan dan melihat.
Sampai saat ini kegiatan menghafalnya baru sampai hafalan surat-surat pendek, dimana saya lihat yang paling cocok adalah perdengarkan saat sedang santai. Jadi seolah-olah ngga diniatkan untuk menghafal, padahal sedang menghafal.

🌷 Menggunakan jari sebagai petunjuk ketika membaca
Karena saat ini mas kecil belum bisa membaca, jadi masih dibacakan oleh saya, namun setiap saya membaca dia selalu tanya bagian mana yang sedang saya baca, sehingga saya harus menggunakan telunjuk saya untuk menunjukkan bacaan yang sedang saya baca. Selain itu, mas kecil sering menggunakan jemarinya untuk menggambarkan secara imajinasi sesuatu yang sedang dia bicarakan. Misal bentuk kotak, lingkaran, atau bentuk-bentuk yang dia maksud namun sulit untuk diucapkan.

dilanjut part #3

Mengamati Gaya Belajar Anak #1

Berdasarkan materi level 4 di kelas Bunda Sayang mengenai beberapa jenis gaya belajar anak, sepertinya Mas Kecil ini masuk ke Kinestetik. Walaupun juga ada beberapa ciri-ciri yang masuk ke auditori dan visual, namun sebagian besar ada di kinestetik.

Ciri-ciri gaya belajar kinestetik:
🌷Berbicara perlahan
Mas Kecil ini saya perhatikan seringkali bicara dalam ritme yang lambat, seperti ingin banyak yang diungkapkan tapi perbendaharaan kata yang dimiliki belum mencukupi untuk menyampaikan maksudnya.

🌷Penampilan rapi
Untuk usianya yang masih 6 tahun masih belum terlalu memperhatikan mix and match pakaian yang dikenakannya, jadi rapih nya ya karena didandanin mama nya.

🌷Tidak terlalu mudah terganggu dengan situasi keributan
Mas Kecil ini sangat peka dengan sesuatu yang disekitarnya, ada suara ribut ya pasti noleh. Liat apa yang terjadi. Kalo menurutnya ngga menarik langsung ditinggal.

dilanjut part #2

The most wanted Jepit Jemuran

Seringkali ibu saya ngomel-ngomel, "kemana yaa jepit jemuran Nenek kok pada hilang yaaa?" Maklumlah, kami masih tinggal di rumah o...