Seringkali saya kalau beli pisang, pasti tersisa 1 atau 2 buah, sampai kulitnya berbintik-bintik coklat bahkan sampai hampir coklat semua kulitnya. "Sayang ya Nak pisangnya ngga ada yang makan.." kata saya ke Arya, sedih.
"Kita bikin cake aja, Ma". Tapi kita ngga punya oven, berarti dikukus ya kuenya? "It's okay", kata Arya. Mulai cari-cari resep banana cake kukus. Ada doong ternyata. Cari yg paling simple, no mixer, no bake, karena ga punya, haha.
Caranya cuma lumat pisang lalu diaduk-aduk dengan bahan lain cukup pake garpu aja. Lalu tuang ke loyang yg sudah dioles mentega dan ditabur tepung. Lagi-lagi kami ga punya loyang yang cukup untuk masuk ke panci kukusan kami yang mungil. Mikir lagi, hmm pake wadah alumunium foil kayanya bisa deh. Jadinya 2 ronde kukusnya, karena adonan harus dibagi dua akibat wadah alumunium foil yg keciiil.
Setelah matang, Arya ngga sabar pengen icip. Ternyata dia suka dan sampe nambah-nambah.
"Pisangnya ngga jadi dibuang ya Ma, terus kita bisa pake bahan-bahan dan alat-alat yang ada kalo mau bikin sesuatu, ngga harus beli dulu". Yes, think creative ternyata juga berlaku untuk mengurangi food waste ya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar