Problem nya siapa iniii yg anaknya sulit sekali diajak ngomong? Di suruh ini itu gak mau denger, dilarang ini itu malah dikerjain?
Sayaaah!! Ngaku duluan, haha. Sepertinya hampir semua parents mengalami hal kaya gini ya. Kebetulan saya nemu Pic menarik di Pinterest, tentang gimana sih cara berkomunikasi sama anak agar dia mau mendengar. Kita bahas satu persatu yah.

Tanyakan pada diri kita sendiri sebagai orang tua :
- Apakah mereka lapar atau lelah? Jangankan anak kecil ya, kita aja yang udah
hampirtua ga akan bisa fokus kalo lapar dan ngantuk, ya kan? Pengen ngamuk aja bawaannya. Begitu juga dengan anak-anak, kebanyakan anak jadi cranky jika waktu tidurnya tiba. - Apakah kita sudah memberi perhatian pada nya? Karena jika kita tidak memberikan respon yang tepat atas apa yang anak katakan maka sebenarnya kita tidak memberikan contoh untuk menjadi pendengar yang baik.
- Apakah berpindah tempat atau suasana bisa merubah perilaku nya? Ya mungkin saja dia bosan dengan suasana rumah, mengajaknya keluar mencari udara segar bisa memperbaiki emosi nya.
Perhatikan gesture yang kita gunakan saat berbicara dengan anak:
- Merunduklah, atau berlutut agar tinggi kita sejajar dengan anak.
- Genggam tangannya untuk mendapatkan perhatiannya.
- Minta anak untuk menatap mata kita, jangan dulu mulai bicara sebelum ada eye contact.
- Minta anak untuk mengulang apa yang kita bicarakan.
Tampak mudah ya? Tapi percayalah, niscaya teori-teori ini akan menguap saat praktek. Butuh jam praktek tinggi supaya bisa ingat di luar kepala. Saya coba untuk praktekkan ke Arya, mulai dari pertanyaan untuk diri saya sendiri maupun gesture nya. Pas sekali hari ini Arya maksa untuk membuat finger painting. Karena bahan-bahan cuma seadanya, ya kali ini kreasi bebas aja deh, bahan apapun yang mau dimasukkan bebas tanpa takaran.
Sebenarnya apa sih yang paling ditakuti para mama dari messy play ini? Ya messy nya lah ya, beres-beres nya, belum yang tumpah-tumpah dan lengket kemana-mana. Biasanya, saya selalu menggunakan kalimat, "awas tumpah!" atau bahkan kalimat ancaman "awas ya kalo tumpah nanti becek dan lengket, mama marah lho!" Apa yang terjadi setelah itu? Tetep tumpah dan mama marah, haha.
Kali ini saya coba kalimat baru, "Arya pegang hati-hati ya, kalo tumpah ambil apa nak?" // "Ambil lap mama.. Nanti aku lap sendiri ya sampe bersih.."
Bahagia ngga sih dengernyaa?? Bangeet!! Walaupun sama-sama tumpah, tapi endingnya berbeda kan? Yuk mari kita explore lagi kalimat-kalimat produktif yang bisa digunakan pada anak-anak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar