Dari kecil, Arya nggak pernah saya paksakan untuk belajar abjad maupun angka, ya wajar saja kalo hitungannya masih sebatas 1-10 hehe. Tapi sebenarnya, anak-anak ini mudah sekali dalam menyerap sesuatu. Karena kami sedang tinggal di Belanda, otomatis Arya terpapar bahasa Belanda di sekolahnya. Ini salah satu alasan saya tidak memaksakan abjad dan angka padanya, takut dia bingung, sebenarnya yang benar itu satu-dua-tiga, one-two-three, atau ein-twee-drie?? Tapi ternyata, dia mengerti tiga-tiga nya. Karena saya coba selipkan mengenai abjad dan angka sambil ngobrol, sambil main, dan sebagainya. Kalau benar-benar dalam posisi belajar konvensional, hmmm mana mau Arya. Jadi, belajar itu bisa banyak cara, kalo cara 1 ngga berhasil, mungkin bisa dicoba cara 2, gali terus cara belajarnya melalui ngobrol, perbanyak waktu dengan anak
Jumat, 17 November 2017
Berhitung yuk
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
The most wanted Jepit Jemuran
Seringkali ibu saya ngomel-ngomel, "kemana yaa jepit jemuran Nenek kok pada hilang yaaa?" Maklumlah, kami masih tinggal di rumah o...
-
Tinggal di negara yang warganya mayoritas memiliki anjing sebagai binatang peliharaan membuat Mas Kecil seringkali berpapasan dengan anjing-...
-
Pretend play memang asyik, kali ini Arya punya ide untuk main supermarket. Barang-barang dijejer di sofa sebagai barang belanjaan. Plastik b...
-
Seringkali ibu-ibu bengong di dapur, mikirin mau masak apa. Kemarin liat sayur ini itu di supermarket, gemes banget, jadi beli. Lalu sampe ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar